UNM Terima Kunjungan Studi Banding BSN dan ADPERTISI

  • PDF

8a58ab31-1e48-40a9-9c8c-a8b1a70e02d2UNM- Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Husain Syam, M.TP menerima kunjungan Kepala Kantor Teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN) Makassar, Taufik Hidayat, bersama Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (ADPERTISI) Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN Alauddin) dalam rangka Studi Banding Penerapan SNI ISO 9001:2015 di Universitas Negeri Makassar di Ruang Rapat Rektorat lt 7 Gedung Menara Pinisi, Selasa (26/2/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UNM mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan atas kehadiran teman-teman untuk studi banding terkait standar nasional ISO yang telah UNM jalankan.

Ia menyampaikan bahwa Berbagai hal telah kami lakukan untuk bisa menjadikan UNM semakin di depan.

tiga tahun terakhir UNM terus bergerak bersama mengejar ketertinggalan dengan berlandaskan standardisasi yang berlaku, 2018 UNM berada di posisi 20 dari seluruh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta setelah sebelumnya berada di posisi 28.

Prof. Husain juga menguraikan terkait pencapaian program studi dalam setahun terakhir, dari 108 program studi yang ada di UNM, 38 diantaranya sudah berakreditasi A selebihnya berakreditasi B.

“jadi sudah tidak ada lagi program studi yang berakreditasi C, Harapannya di tahun 2020 bisa meningkat sampai 60 prodi yang bisa meraih akreditasi A”.

“Kita pacu terus dan total mengawal dalam penyusunan borang fakultas dengan menyusun tim dan melaksanakan bimtek sebelum borang tersebut kita kirimkan ke BAN-PT”, ungkapnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi SDM, UNM juga melakukan pembekalan untuk tenaga pendidik/dosen yang baru agar mampu memenuhi standar dalam pembelajaran dan bisa merancang pembelajaran menggunakan IT.

Sementara itu, Kepala kantor layanan teknis BSN Makassar, Taufik Hidayat menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan Agustus lalu mengenai ToT tentang sistem manajemen mutu untuk level perguruan tinggi.

Ia melanjutkan, alasan memilih UNM sebab UNM telah mengimplementasi ISO 9001:2015 tentang sistem manajemen mutu di level universitas dan UNM juga satu-satunya penerima SNI Award di Indonesia Timur.

“Untuk itu kedatangan kami agar bisa mendapat arahan dan bimbingan mengenai penerapan standardisasi tersebut agar dosen-dosen yang hadir hari ini bisa menerapkan juga di kampus mereka”, ucapnya.

Ia juga mengatakan BSN siap mendampingi untuk standarisasi seluruh laboratorium yang ada di UNM.

Anda berada di: