UNM Kirim Alumninya Magang ∂ï Australia

  • PDF

Sebanyak 12 alumni dari program studi Business English Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar mengikuti Program Paid Internship. Program ini merupakan program pemagangan selama 2 tahun ∂ï beberapa hotel berbintang ∂ï  Australia.

Ke 12 mahasiswa tersebut yakni Dian Rahayu Putri, Muzdalifah, Nurjayani, Nurul Haerani B, Arwini Puspitasari, Ahmad Saputra, A. Pangeran Datti, Irfan Inayah, Alimuddin, Hamzah Majid dan Ihsan Kamal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, H Assagaf Saleh, mengungkapkan jika pengiriman magang ke Australia ini merupakan terobosan baru yang dilakukuan oleh instansinya. " Mereka yang dikirim ini adalah pioner, yang akan membuka jalan bagi gelombang berikutnya, rencananya mereka akan diberangkatkan pekan depan " katanya.

Assagaf menanbahkan jika pemagangan ini bisa berjalan berkat kerjasama Disnakertras Provinsi Sulsel, pemerintah Australia melalui Hospitality Training Academy (HTA) dan UNM, " Saya berharap UNM dapat menyiapkan SDM-SDM yang berkualitas untuk dikirim selanjutnya," harapnya

Sementara itu, Dirjen Bina Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Ir A Wahab Bangkona, MSc juaga berharap agar perguruan tinggi, seperti UNM tidak hanya mampu melahirkan sarjana-sarjana, tetapi juga melakukan terobosan-terobosan agar alumninya bisa ∂ï serap ∂ï berbagai tempat kerja ∂ï luar negeri. " Olehnya, itu ada dua pilar utama agar program ini sukses yakni pilar aspek profesional kerja, dimana dituntut untuk menyiapkan SDM yang mampu bekerja sesuai standar yang mereka tetapkan dan pilar penguasaan Bahasa Inggris, " paparnya.

Mereka yang telah, lanjut Wahab Bangkonan menyelesaikan program pemagangan ini akan mendapatkan sertifikat pemagangan internasional yang dapat digunakan untuk bekerja ∂ï beberapa hotel ternama ∂ï Australia dan Eropa. " Sertifikat ini, setara dengan pendidikan hotel selama 3 tahun dan telah diakui bukan hanya ∂ï Australia tetapi juga ∂ï Eropa, " tegasnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya saat melepas ke 12 mahasiswa ini, Kamis 19 Juli 2012 ∂ï Rumah Jabatan Gubernur berpesan agar mahasiswa yang dikirim betul-betul membuktikan potensi yang dimiliki dan memperlihatkan sikap dan prilaku sesuai adat Bugis Makassar yang kita anut. "Jika ingin sukses ∂ï negeri orang terapkanlah konsep PAKUI, " pesannya.

Rektor UNM, Prof Dr Arismunandar MPd mengatakan akan menyiapkan mahasiswa-mahasiswa yang memang memiliki potensi untuk ∂ï dimagangkan ∂ï luar negeri. " Kami kembali akan mencari mahasiswa-mahasiswa yang akan dikirim pada gelombang ke dua, kami dijatah 40 orang, " ujarnya

Gubernur Sulsel didampingi Rektor UNM dan Kepala Disnakertran Sulsel menyematkan pin garuda kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda pelepasan mahasiswa tersebut.

 

Anda berada di: