Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rektor UNM: Salah Satu Musuh Besar Bangsa Ini adalah Berita Hoax

upacara_1_oktUNM- Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar upacara peringatan hari kesaktian Pancasila 2019 di Pelataran menara Phinsi UNM, Selasa (1/10/2019)
 
 

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor UNM Prof. Husain Syam dan dihadiri para Wakil Rektor, para Dekan dan seluruh civitas akademika UNM yang berlangsung dengan hikmat.

 
Pada kesempatan tersebut, dalam amanatnya, Prof. Husain mengungkap dalam menyikapi berbagai fenomena dan kegaduhan di negeri ini, ia menghimbau kepada para dosen dan pegawai agar dapat menjaga diri agar tidak muda terprovokasi apa lagi dengan maraknya berita-berita tidak benar yang mampu menyebabkan situasi semakin gaduh.
 
"Menyikapi situasi bangsa ini, bahwa mari kita semua untuk menjaga diri, tidak muda terpancing oleh informasi yang tidak benar adanya, kita sumua berusaha tidak menjadi penyebab atau penyebar informasi yang tidak benar yang menyebabkan situasi menjadi gaduh," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, dalam merespon situasi ini, menghimbau kepada para Dekan dan Lembaga kemahasiswaan untuk membuat forum diskusi, membahas secara ilmiah terkait UU KPK yang baru dan RUU KUHP, agar paham betul seperti apa bentuk apa yang dipersoalkan.
 
"Untuk itu, kita bangkitkan suasana akademik, para Dekan dan Lembaga kemahasiswaan, kita buatkan diskusi terkait UU KPK yang baru dan RUU KUHP agar kita paham betul apa yang dimaksud, karena terlalu banyak kita di suguhkan sesuatu yang simpang-siur," tambahnya.
 
Selain itu, menurut Prof. Husain di era informasi yang begitu cepat, salah satu musuh besar yang mengancam bangsa ini adalah maraknya berita hoax, karena itu, sebagai gagasan atau pikiran kebangsaannya ia mengungkapkan perlunya Lembaga khusus setara kementerian atau minimal departemen khusus yang mengurus tentang berita bohong atau hoax.
 
"Kejahatan terorganisasi itu akan mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir. Bangsa ini menghadapi musuh yang besar yakni hoax, harus ada kementerian yang betul-betul atau badan yang setara dengan kementerian, yang menangani hoax, karena hoax ini menjadi musuh bersama dan musuh besar kita sekarang ini," tambahnya.
 
Ia juga berharap kepada para jajaran pimpinan UNM untuk mengahdirkan program studi baru yang menjadi kebutuhan dan mampu menjawab tantangan zaman sekarang ini.
 
"Tak henti-hentinya kita memikirkan dan merancang, kita menghadirkan program studi yang bisa menjawab tantangan hari ini," pungkasnya.