Untuk mengembangkan SDM yang berkualitas di tengah tantangan peningkatan kualitas pendidikan nasional dewasa ini dibutuhkan rencana dan langkah-langkah yang startegis. Demikian pula untuk menunjang kegiatan pendidikan, pengkajian/penelitian, dan pengembangan IPTEKS dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masa kini.
Di samping fasilitas fisik untuk peralatan laboratorium, studio, workshop, komputer, pusat sumber belajar (PSB) serta sarana teknologi informasi, UNM juga membutuhkan tambahan sarana penunjang pendidikan, pengkajian/penelitian, dan pengembangan IPTEKS berupa unit yang khusus menangani masalah bahasa, yakni unit pelaksana khusus (UPT) pusat bahasa.
Pusat bahasa diharapkan dapat melayani kebutuhan bahasa untuk peningkatan SDM. Dosen-dosen dan tenaga administrasi yang ingin melanjutkan pendidikan dalam negeri akan memerlukan penguasaan bahasa Inggris untuk keperluan sekurang-kurangnya untuk mampu memahami buku-buku teks yang tertulis dalam bahasa Inggris dan memahami kuliah yang dibawakan oleh dosen-dosen asing. Apalagi dosen-dosen yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri tentu memerlukan penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris secara aktif baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Di samping itu, pusat bahasa dapat memberikan pelayanan pengukuran kemampuan bahasa yang dapat digunakan sebagai acuan tingkat kemampuan bahasa seseorang.
Pusat bahasa dapat dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa UNM untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka agar dapat melanjutkan studi ke luar negeri dan sebagai alumni nantinya bisa bersaing dalam dunia kerja dengan alumni lainnya baik secara nasional maupun internasional.
Selain pelayanan kepada sivitas akademika UNM, pusat bahasa juga digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum yang memerlukan pelayanan bahasa, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang salah satu unsur tridarma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat.


































