Berita UNM

Cultural Exposure

  • PDF

Survival Indonesian and Cultural Exposure – 2 weeks (20 hrs of class, 20 hrs excursions)

Crash course in Indonesian to give visitors the essentials in being able to speak basic Indonesian to street vendors, individuals and around tourist sites. 

Details: Details: 2 hours of class time per day, with approximately 2 hours out of class work to do in preparation for the following day. Class time is followed by excursions (accompanied by your tutor or Language Center staff) to interesting cultural and tourist sites around the city of Makassar where learners have a chance to put their language into practise!

Cost per person:

 

Per hour USD

Course USD

Course AUD

1 person

8

320

384

2 persons

7

280

336

3 persons

6

240

288

4 persons

5

200

240

 

Last Updated on Kamis, 01 Juli 2010 22:10

Survival Indonesian

  • PDF

Survival Indonesian – 2 weeks (20 hrs of class) 

Crash course in Indonesian to give visitors the basics in spoken language so that they can interact with street vendors, taxi drivers and individuals they meet. A great start for those wanting to communicate with locals as they travel around Sulawesi or other parts of Indonesia.

Details: 2 hours of class time per day, with approximately 2 hours out of class work to do in preparation for the following day.

Cost per person : 

 

Per hour USD

Course USD

Course AUD

1 person

8

160

192

2 persons

7

140

168

3 persons

6

120

144

4 persons

5

100

120

 

Last Updated on Kamis, 01 Juli 2010 22:09

Language Center

  • PDF

The Language Center at the State University of Makassar, South Sulawesi, runs courses for the general public wanting to study Indonesian (Bahasa Indonesia) as a Foreign Language in-country.

Indonesian courses are offered both intensively and semi-intensively, and to groups or individuals. The program is communicative and flexible; using high quality written and recorded materials. The materials have been developed by a team of native speakers and experienced (non-native) Indonesian teachers. People learning Indonesian at the Language Center will be equipped to communicate effectively for social, professional and personal purposes.

What makes us different 

  1. ·         An opportunity to live in the city of Makassar on the island of Sulawesi, rich in culture, local delicacies and historical significance
  2. ·         Balance between structured in-class and out-of-class learning
  3. ·         Excursions, practicums and field research built into the courses
  4. ·         Qualified bi-lingual (Indonesian and English) teachers as tutors
  5. ·         Methodology shaped on classes of 1-4 language learners
  6. ·         Ability to organise custom-made programs for larger groups
  7. 10% discount to school or university students

Last Updated on Kamis, 01 Juli 2010 22:03

Fakultas Seni dan Desain

  • PDF

Sekilas Tentang Fakultas Seni Dan Desain (FSD)

 

Fakultas Seni dan Desain (FSD)  Universitas Negeri Makassar, merupakan satu-satunya fakultas yang membina secara lengkap bidang kesenian pada perguruan tinggi di Indonesia saat ini. Cikal bakal Fakultas Seni dan Desain UNM berawal dari Jurusan Pendidikan Kesenian berdiri sejak  tahun 1970 di bawah Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) IKIP Ujung Pandang saat itu, dengan program studi yang dibuka yakni Pendidikan Kesenian jenjang Sarjana Muda.

Pada tahun 1979, telah terbuka Program studi Pendidikan Kesenian jenjang sarjana (S1). Untuk memenuhi kebutuhan guru bidang studi kesenian yang sangat mendesak di SLTP, maka dibukalah beberapa program diploma, yakni:  (1) Program D-1 Kesenian (1980 - 1981); (2) Program D-1 Seni Tari (1980 - 1981); (3) Program D-1 Keterampilan Kriya (1982); (4) Program D-2 Kesenian (1982 -. 1989); (5) Program D-2 Seni Lukis (1988); (6) Program D-2 Seni Tari (1984 - 1989); (7) D-2 Seni Musik (1984 s.d. 1989); (8) Program D-2 Keterampilan Kriya (1982 - 1989), berkembang menjadi strata satu (S1) pada tahun 1993 s.d. 1994; (9) Program D-3 Kesenian (1986 - 1989); (10) Program D-3 Seni Tari (1990 - 1995); (11) Program D-3 Seni Musik (1990 - 1995).

Pada saat konversi IKIP Ujung Pandang menjadi Universitas Negeri Makassar tahun 1999 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 93/1999 Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan dengan Program Studi Pendidikan Seni Rupa dan Program Studi Pendidikan Sendratasik berubah menjadi Jurusan Seni Rupa dengan program studi tetap. Sejak IKIP konversi menjadi UNM Jurusan Seni Rupa mulai memikirkan untuk mengembangkan diri menjadi Fakultas Seni dan Desain.  Keinginan Jurusan Seni Seni Rupa  menjadi Fakultas Seni dan Desain dipicu oleh sumber daya dan potensi budaya yang ada dikawasan Timur Indonesia yang perlu dilestarikan, didokumentasikan, dan direvitalisasi melalui jalur pendidikan formal sehingga budaya lokal tetap dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Harapan tersebut menjadi kenyataan dengan terbitnya surat persetujuan Departemen Pendidikan Nasional melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 2874/D/T/2007 tanggal 27 September 2007 yang menyetujui pembentukan Fakultas Seni dan Desain.  

Fakultas Bahasa dan Sastra

  • PDF

 

bahasa

 Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) adalah salah satu fakultas dalam lingkungan Universitas Negeri Makassar (UNM) yang bernaung di bawah Departemen Pendidikan Nasional yang dikonversi menjadi universitas dari IKIP Ujung Pandang pada tanggal 14 Oktober 1999 berdasasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nomor 227/0/1999.

Bersama Fakultas MIPA, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) merupakan salah satu pilar utama IKIP Makassar sejak didirikan pada tahun 1965. Sebelumnya, merupakan program atau kursus BI Negeri, yang setelah diintegrasikan ke dalam Universitas Hasanuddin menjadi Jurusan Bahasa Indonesia dan Jurusan Bahasa Inggris pada Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) dengan dekan pertama  E.H.Hampp, M.A. dan Sekretaris, Drs. Fachruddin A.E. Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) kemudian berubah menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) dengan empat jurusan, yaitu: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jerman, dan Pendidikan Seni Rupa.

Pada tahun 2007, Fakultas Bahasa dan Seni membawahi empat jurusan, yaitu: Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, dan Seni Rupa dengan Dekan Prof. Dr. H.Muh.Amin Rasyid, M.A. Jumlah mahasiswa yang terdaftar pada tahun 2006/2007 sebanyak 2762 orang dengan dosen sebanyak 129 orang. Selain kegiatan pendidikan dan pengajaran, FBS UNM juga menyelenggarakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan ketiga kegiatan tersebut merupakan muatan esensial Tridarma Perguruan Tinggi. Kampus FBS berlokasi di Kampus Parang Tambung

 

 

Last Updated on Selasa, 13 Juli 2010 17:11

Anda berada di: